Baca Berita

Trenggalek Dorong Ekonomi Desa dengan Bursa Inovasi Desa
Bursa Inovasi Desa yang digelar di halaman selatan pendhapa refleksikan arah pembangunan sudah bergeser yang semula dari kota menjadi dimulai dari desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Trenggalek Dr.Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat membuka acara Bursa Inovasi Desa yang dilanjutkan dengan MOU antara Pemkab Trenggalek dengan Polres Trenggalek, Kamis (28/12).

Menurutnya saat ini pemerintah tengah melakukan suatu  uji bahwa pembangunan masih dirintis di kota ataukah sudah bergeser di desa. Trenggalek membuktikan hal tersebut dengan bursa inovasi desa yang menggambarkan bahwa ditingkat pemerintahan desa, masyarakat desa, bahkan Badan Usaha Milik Desa (BUMD) yang ada di Trenggalek bisa menghasilkan karya-karya  yang diyakini mampu bersaing dengan karya yang dihasilkan kota-kota besar lainnya.

Bursa inovasi desa yang digelar selama 2 hari mulai Kamis 28 hingga Jumat 29 Desember ini suguhkan berbagai karya-karya inovatif yang dihasilkan oleh masyarakat desa, salah satunya adalah penggunaan teknologi tepat guna berupa mesin pengiris tempe keripik, pompa hidram, dan mesin pengupas biji kedelai. Disamping mesin-mesin tersebut juga masih banyak produk-produk inovatif desa lainnya seperti makanan olahan, kerajinan, teknologi tepat guna, hingga produk seni.

Tergeraknya masyarakat desa menjadi semakin inovatif ini tidak terlepas dari dana desa yang selama ini  telah dikucurkan pemerintah pusat untuk dikelola pemerintah desa. Dana desa kini mengambil peran penting dalam pembangunan  fisik maupun non fisik yang ada di desa, seperti infrastruktur dan sarana publik lainnya yang mendukung pergerakan ekonomi masyarakat desa menjadi semakin maju dan sejahtera. Untuk mengawal progres yang selama ini berjalan dengan baik, Pemkab Trenggalek yang diwakili Bupati Trenggalek menandatangani Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Polres Trenggalek tentang pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan dana desa.

"Kita berharap dengan adanya pengawalan ini tidak ada lagi kerancuan atau juga bahkan celah-celah yang kemudian membuat potensi pengelolaan yang tidak tepat ini muncul," ungkap Bupati usai menandatangani MOU dengan Polres Trenggalek

Bupati juga mengharapkan dengan penandatanganan kerjasama ini akan mewujudkan pengelolaan dana desa yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Sehingga setiap rupiah dana desa yang dikeluarkan benar-benar digunakan untuk kepentingan pembangunan desa. (Dinas Kominfo Kab.Trenggalek)