Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini Perjuangkan 500 Guru PAUD Terdampak Pandemi Covid-19 Mendapat Bantuan Kartu Penyangga Ekonomi

Dibuat pada: 2020-05-10 07:12:01 - 12 Hits

Ketua TP PKK Trenggalek Novita Hardini Perjuangkan 500 Guru PAUD Terdampak Pandemi Covid-19 Mendapat Bantuan Kartu Penyangga Ekonomi


Dampak sosial ekonomi akibat pandemi covid-19 membuat kegiatan belajar mengajar anak usia dini dilaksanakan dari rumah. Tentunya hal ini membuat para Guru PAUD tidak bisa mendapatkan penghasilan dari gaji seperti biasanya.

Tergerak untuk membantu meringankan beban para Pejuang PAUD dimasa pandemi ini, Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Nur Arifin mengupayakan sebanyak 500 Guru PAUD di Trenggalek terdampak mendapatkan bantuan dari Pemerintah berupa Kartu Penyangga Ekonomi (KPE), Sabtu (9/5). Hal itu disampaikan Istri Bupati Trenggalek ini saat memimpin rakor 10 rencana aksi Gerakan Berjarak di Kecamatan Pogalan.

Novita menuturkan dampak covid yang luar biasa turut dirasakan di berbagai sektor. Tak hanya sektor perekonomian yang berimbas pada para pedagang, sektor pendidikan pun juga ikut terdampak khususnya Guru PAUD yang notabene memiliki gaji relatif kecil namun dengan tanggungjawab yang begitu besar. "Jadi kami mengupayakan mereka juga mendapatkan bantuan berupa KPE," tutur Novita saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut, wanita yang juga menjadi Bunda PAUD Trenggalek ini mengatakan telah berkoordinasi dengan beberapa OPD terkait termasuk Disdikpora dan Dinsos P3A, terkait mekanisme apa saja yang harus dilakukan agar para pejuang pendidikan anak usia dini ini bisa mendapatkan bantuan KPE.

"Alhamdulilah kita sudah melakukan koordinasi ada kuota yang bisa dialokasikan untuk guru PAUD berupa penerimaan bantuan KPE," terangnya.

Disaat yang sama, wanita cantik ini menerangkan bahwa bantuan KPE bagi Guru PAUD tersebut sedang dalam proses validasi data. Validasi data dilihat dari KK Guru PAUD untuk menentukan prioritas mana saja Guru PAUD yang benar-benar terdampak akibat pandemi ini.

"Insyaallah sekarang masih proses memvalidasikan data, sehingga harapan kami dari proses validasi data ini tidak ada guru PAUD yang hanya dipandang sebagai Guru PAUD," jelasnya.

"Tetapi kita melihat dari KK nya, sehingga dari KK ini bisa membantu kita memverifikasi data Guru PAUD yang akan menerima prioritas bantuan KPE ini betul-betul Guru PAUD yang sangat terdampak. Jadi prioritas itu tetap diperhatikan dalam penerimaan KPE," pungkasnya. (Dinas Kominfo Kab. Trenggalek)