Galang UKM digelar di Trenggalek, Dorong Pelaku UKM di Trenggalek Lebih Kompetitif

Dibuat pada: 2019-11-13 14:16:50 - 7 Hits

Galang UKM digelar di Trenggalek, Dorong Pelaku UKM di Trenggalek Lebih Kompetitif


Puluhan pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Trenggalek ikuti Galang UKM yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan International Council for Small Business (ICBS) Indonesia di Pendhapa Manggala Praja Nugraha, Selasa (12/11). Kegiatan ini ditujukan guna mendorong pelaku UKM untuk naik kelas, lebih maju, dan berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

Galang UKM sendiri merupakan edisi ke 4 yang akan hadir di 25 kabupaten/kota di Indonesia. Sedangkan Trenggalek merupakan lokasi ke 20 yang menjadi tuan rumah Galang UKM kali ini. Dengan mengusung tema "Menuju UKM Brilian : kreatif, inovatif, kompetitif" diharapkan UKM di Trenggalek akan tampil percaya diri menghadapi persaingan yang semakin kompetitif ditingkat nasional maupun global.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengajak para pelaku UKM yang hadir untuk benar-benar memanfaatkan gelaran Galang UKM guna menambah pengetahuan serta jaringan bisnis satu sama lain. "Manfaatkan momen ini sebagai ruang berjejaring, sebagai ruang untuk mengambil kesempatan, discover, adventure, kenal dengan orang baru," tutur Bupati Nur Arifin kepada pelaku UKM yang hadir.

Lebih lanjut, pemimpin muda ini juga mengatakan bahwa Pemkab Trenggalek berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UKM naik kelas. "Kita di perjuangan yang sama tapi dalam konteks perjuangan yang mungkin sedikit berbeda. Kalau bapak ibu memperjuangkan menjual produk, saya memperjuangkan menjual strategisnya Trenggalek dimata orang lain," ungkapnya.

Untuk memperkuat hal tersebut, Bupati berharap hal tersebut bisa terwujud dengan komunal branding, yakni program satu merk yang bisa dimanfaatkan oleh banyak pelaku UKM di Trenggalek. "Kalaupun mau berbisnis ya jangan berbisnis sendiri, bisnis temukan partner yang bagus jangka panjang. Maka sarannya apa ? ya komunal branding," jelasnya.

Sementara itu dikesempatan yang sama juga dilangsungkan deklarasi UKM brilian oleh Ketua Dekranasda Trenggalek, Novita Hardini Mochamad, S.E. yang berisikan berjanji untuk selalu kreatif dalam memahami kebutuhan pelanggan serta dalam menjaga kepuasan dan loyalitas mereka. Berjanji untuk terus melakukan inovasi di segala bidang sehingga dapat menciptakan produk yang berkualitas dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Serta berjanji untuk menjaga reputasi diri dan perusahaan di tingkat lokal nasional maupun global dalam rangka mewujudkan bisnis yang berdaya saing tinggi.

Senada dengan Bupati H. Moch. Nur Arifin, chairman ICSB Hermawan Kertajaya menyebut untuk membangun komunal branding, diperlukan standar kualitas produk (product quality standaritation). Ditambahkan olehnya dalam standarisasi tersebut juga harus diperkuat dengan diferensiasi produk.
"Positioning harus cocok dengan segmennya. Trenggalek itu keunikannya apa? Terjemahkan jadi brand marketing. Ini yang namanya strategi tactic dan value," terang Hermawan Kertajaya. (Dinas Kominfo Kab. Trenggalek)