Ethnic Carnival Pukau Ribuan Warga Trenggalek

Dibuat pada: 2017-08-14 10:46:36 - 320 Hits

Ethnic Carnival Pukau Ribuan Warga Trenggalek

Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 sekaligus hari jadi Kabupaten Trenggalek ke 823, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar Ethnic Carnival atau yang biasa disebut pawai budaya, Sabtu (12/8). Puluhan peserta baik dari sekolah maupun instansi pemerintah tampil dengan spektakuler untuk memeriahkan event yang di komandani Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek.  
Ethnic Carnival merupakan event rutin yang digelar setiap tahun oleh Pemkab Trenggalek dimana event ini menyuguhkan ajang kesenian khas Trenggalek diantaranya jaranan, tiban, hadrah, dan fashion.
 
Peserta kehormatan pertama yang diberangkatkan oleh Bupati Trenggalek Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc adalah peserta dari Sekertariat Daerah Trenggalek, disusul Sekretariat Dewan, Anggota DPRD, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dan Badan Kepegawaian Daerah Trenggalek. Tahun 2017 ini peserta yang ikut dalam Ethnic Carnival lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya, dari peserta siswa-siswi SD/MI sebanyak 13 peserta, dari SMP/MTs sebanyak 9 peserta, dari SMA/SMK/MAN sebanyak 11 peserta, terakhir peserta umum sebanyak 16 peserta yang terbagi dari 5 peserta kehormatan dan 11 peserta masyarakat umum. Tak mau kalah dari peserta lainnya, rombongan peserta kehormatan juga berkreasi dengan tampil sebagai tokoh pewayangan yang diperankan oleh para pimpinan Setda Trenggalek.
 
Ribuan mata manusia tua muda yang menyaksikan ajang kreatifitas seni dan budaya warga Trenggalek ini memadati seluruh jalanan yang menjadi rute Ethnic Carnival. Kesenian khas Trenggalek tari Turonggo yakso dan Reog Ponorogo yang tampil seakan membius seluruh mata penonton, mereka dibuat terkesima dengan berbagai atraksi barongan yang dikemas cantik dan kreatif. Tak hanya menjadi ajang seremonial pengisi hari jadi kemerdekaan semata, etnic karnival ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat Trenggalek masih dan akan terus cinta untuk memegang teguh seni budayanya meskipun banyaknya budaya luar yang masuk.
 
Seluruh peserta Ethnic Carnival yang berjalan sambil menampilkan atraksi kesenian menyusuri rute mulai dari garis start depan SDN 1 Sumbergedong Jl. R.A Kartini, Jl. P.Sudirman, Jl. Basuki Rahmad, Jl.Patimura, Jl.Jaksa Agung Suprapto, Jl.Pangeran Diponegoro, Jl.HOS Cokroaminoto, hingga sampai di garis finish depan Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Bupati Trenggalek yang membuka sekaligus memberangkatkan peserta Ethnic Carnival mengatakan event ini menjadikan masyarakat Trenggalek menjadi masyarakat yang sadar wisata.
 
"Hari ini adalah bagian wujud dari rasa sukur kita bahwa bangsa kita berusia 72 tahun dan juga Trenggalek akan memasuki usia 823, hal ini bukan hanya mempererat silaturahmi kita, mengasah kreatifitas kita, tetapi yang tidak kalah penting ini juga mendorong kita menjadi mssyarakat kreatif yang sadar wisata. Sehingga ini bisa menjadi daya tarik juga bagi masyarakat Trenggalek maupun dari luar Trenggalek," sambut Bupati.
 
Usai peserta pertama memasuki garis finish, atraksi jaranan dan reog ponorogo mengajak Bupati dan Wakil Bupati untuk naik ke atas dadak merak sambil menyapa warga Trenggalek yang menyaksikan pagelaran Ethnic Carnival. Sementara itu turut hadir sebagai tamu undangan di panggung kehormatan para Kepala OPD lingkup Pemkab Trenggalek dan seluruh pimpinan Forkopimda Kabupaten Trenggalek. (Dinas Kominfo Kab. Trenggalek)