Pemkab Trenggalek Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H

Dibuat pada: 2017-04-10 11:54:36 - 3482 Hits

Pemkab Trenggalek Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1438 H

Pemerintah Kabupaten Trenggalek memperingati  Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ke 1438 H di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin (10/09). Acara yang mengangkat tema  Sholat Mendidik Aparatur Lebih Baik dan Disiplin Dalam Semua Aspek Kehidupan  ini di awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Turut  hadir dalam peringatan ini Bupati dan Wabup, Dandim 0806 Trenggalek, dan seluruh Kepala OPD lingkup Pemkab Trenggalek. Dalam sambutannya bupati menyampaikan harapannya dengan adanya peringatan hari besar Isra Miraj seperti ini mampu meningkatkan kualitas iman dan taqwa yang lebih baik, karena pada hakikatnya manusia di muka bumi ini diciptakan sebagai khalifah yang harus senantiasa ingat untuk menjalankan tugas dan pekerjaan dengan penuh amanah.

Usai Bupati menyampaikan sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian tausyiah oleh Guru Besar Ilmu Fiqih(Hukum Islam) UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. H. Ahmad Zahro, M.A.  Para hadirin tampak khidmat mengikuti setiap materi-materi tausiyah yang disampaikan oleh Prof. Ahmad Zahro, beliau menyampaikan tentang makna besar dibalik peristiwa Isra Mi’raj yang harus di imani oleh seluruh umat Islam.

“Sebagai orang yang beriman, Isra Mi’raj harus menjadi makanan iman kita, bukan hanya akal kita, yang menerima peristiwa kebenaran  Isra Mi’raj ini harus iman kita dan menguji keimanan kita, karena pemberitanya Allah SWT melalui Al-Qu’ran, bukan orang tapi Al-Qur’an. Siapa yang menduskatan Isra’ Mi’raj sama dengan menduskatan Al-Qur’an” jelasnya.

Pentingnya ditegakkan shalat lima waktu sebagai landasan utama semua amal ibadah yang dilakukan umat islam juga disinggung oleh Guru Besar Ilmu Fiqih UIN Sunan Ampel tersebut.

“Shalat lima waktu itu misi utama Nabi Muhammad SAW, umumnya kita ini rajin shalat sunnah karena ada harapan, ada keinginan, itu tidak menjadi masalah.  Tapi saya berharap ayo kita jadikan shalat lima waktu sebagai angka 1 (satu,  artinya semua amal ibadah kita ayo kita mulai dan kita beri pondasi dengan shalat lima waktu” imbuhnya. (Kominfo Trenggalek)